Sabtu, 22 Maret 2014

Di menit ke tiga puluh aku memutuskan untuk mencintainya


Cinta hadir tanpa di duga
Menyelinap dengan lembut bak angin surga
Namun, cinta juga bisa pergi tanpa diminta
Yang akhirnya meninggalkan luka
Setahun mengenalmu bagiku sebuah cerita
cerita indah,  saat aku tahu betapa kau seorang ksatria
setahun lalu kau kuanggap hanya teman biasa
tempat kita bertukar cerita
namun malam ini kau bersikap beda
atau hanya aku saja yang merasa??
Seminggu lalu kita bertukar cerita
Menghabiskan hari hingga senja
Saat itu aku belum memutuskan untuk mencinta
Kau kuanggap hanya teman biasa
Menit pertama di malam ini kita saling bertegur sapa
Hingga tercipta keakraban diantara kita
Menit kedua,  hingga menit keberapa akupun lupa
Karna yang ku ingat hanya percakapa diantara kita
Di menit ke dua puluh kau barkata
“Jaga dirimu “
Membuatku merasa semakin berharga
Di menit ke dua puluh lima kita semakin banyak bercerita
Dan di menit ke tiga puluh aku memutuskan untuk mencinta
Namun, Di menit ke tiga puluh lima  aku berkata
Cinta kita bukanlah cinta yang yang harus ada
Sebab diantara kita belum ada janji setia
*puisi geje (iseng doang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Allah yang menunjukkan jalanNya

Kupikir belajar Bahasa Arab adalah pelarian Dari belajar TOEFL Yang tak kunjung naik scorenya untuk lanjut kuliah, awalnya memang begitu....